<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-127694917800023197</id><updated>2011-04-21T18:28:47.498-07:00</updated><title type='text'>Bismillah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/127694917800023197/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bismillah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15192135965255075699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-127694917800023197.post-3159318456256767513</id><published>2009-04-21T23:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T23:23:46.906-07:00</updated><title type='text'>*Keutamaan Sholat Berjamaah &amp; Bilamana Meninggalkannya*</title><content type='html'>Banyak dari kita yang meremehkan shalat berjamaah. Oleh karenanya, melalui&lt;br /&gt;tulisan ini akan coba kami jelaskan mengenai hukum-hukum tentang wajibnya&lt;br /&gt;shalat berjama'ah, karena sebenarnya masalah ini adalah masalah yang teramat&lt;br /&gt;penting.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT banyak menyebut kata "shalat" dalam Al Qur'anul Karim. Ini&lt;br /&gt;menandakan begitu penting perkara ini. Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*"Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang&lt;br /&gt;rukuk."(Al Baqarah : 43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat mulia ini merupakan nash tentang kewajiban shalat berjamaah. Dan dalam&lt;br /&gt;surat An- Nisa' Allah berfirman yang artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*"Dan apabila kamu berada ditengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu&lt;br /&gt;hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari&lt;br /&gt;mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila&lt;br /&gt;mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan serekat), maka&lt;br /&gt;hendaklah mereka dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah&lt;br /&gt;datang golongan kedua yang belum shalat, lalu bershalatlah mereka denganmu ,&lt;br /&gt;dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata" (An Nisa' 102)&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Pada ayat diatas Allah mewajibkan shalat berjamaah bagi kaum muslimin dalam&lt;br /&gt;keadaan perang. Bagaimana bila dalam keadaan damai ?!. Telah disebutkan&lt;br /&gt;diatas bahwa *"..dan hendaklah datang segolongan kedua yang belum shalat,&lt;br /&gt;lalu bershalatlah bersamamu"*. Ini adalah dalil bahwa shalat berjamaah&lt;br /&gt;adalah fardhu 'ain, bukan fardu kifayah, ataupun sunnah. Jika hukumnya&lt;br /&gt;fardhu kifayah, pastilah gugur kewajiban berjamaah bagi kelompok kedua&lt;br /&gt;karena penunaian kelompok pertama. Dan jika hukumnya adalah sunnah, pastilah&lt;br /&gt;alasan yang paling utama adalah karena takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam Shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata: *"Seorang&lt;br /&gt;laki-laki buta datang kepada Nabi dan berkata: "Wahai Rasulullah, aku tidak&lt;br /&gt;mempunyai penuntun yang akan menuntunku ke Masjid. " Ma-ka dia minta&lt;br /&gt;keringanan untuk shalat dirumah, maka diberi keringanan. Lalu ia pergi,&lt;br /&gt;Beliau memanggilnya seraya berkata: "Apakah kamu mendengar adzan ? Ya,&lt;br /&gt;jawabnya. Nabi berkata :"Kalau begitu penuhilah (hadirilah)!"*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam hadits ini Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam tidak memberikan&lt;br /&gt;keringanan kepada Abdullah bin Ummi Maktum radhiyallahu 'anhu untuk shalat&lt;br /&gt;dirumahnya (tidak berjamaah) kendati ada alasan, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan beliau buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak adanya penuntun ke Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh rumahnya dari Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya pohon-pohon kurma dan lain-lain yang ada diantara rumah beliau dan&lt;br /&gt;Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya binatang buas di Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tua umurnya dan telah lemah tulang-tulangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi&lt;br /&gt;wassallam telah bersabda : *"Aku berniat memerintahkan kaum muslimin untuk&lt;br /&gt;mendirikan shalat. Maka aku perintahkan seorang untuk menjadi imam dan&lt;br /&gt;shalat bersama. Kemudian aku berangkat dengan kaum muslimin yang membawa&lt;br /&gt;seikat kayu bakar menuju orang-orang yang tidak mau ikut shalat berjamaah,&lt;br /&gt;dan aku bakar rumah-rumah mereka." (Al Bukhari-Muslim)&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Hadits diatas telah menjelaskan bahwa tekad Rasulullah shallallahu 'alaihi&lt;br /&gt;wassallam untuk membakar rumah-rumah disebabkan mereka tidak keluar untuk&lt;br /&gt;shalat berjamaah di masjid. Dan masih banyak lagi hadits yang menerangkan&lt;br /&gt;peringatan keras Rasulullah terhadap orang-orang yang tidak hadir ke masjid&lt;br /&gt;untuk berjamaah bukan semata-mata karena mereka meninggalkan shalat, bahkan&lt;br /&gt;mereka shalat di rumah-rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar berkata : *"Hadits ini telah menerangkan bahwa shalat berjamaah&lt;br /&gt;adalah fardhu 'ain, karena kalau shalat berjamaah itu hanya sunnah saja,&lt;br /&gt;Rasulullah tidak akan berbuat keras terhadap orang-orang yang&lt;br /&gt;meninggalkannya, dan kalau fardhu kifayah pastilah telah cukup dengan&lt;br /&gt;pekerjaan beliau dan yang bersama beliau."&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata : *"Engkau telah melihat&lt;br /&gt;kami, tidak seseorang yang meninggalkan shalat berjamaah, kecuali ia seorang&lt;br /&gt;MUNAFIK yang diketahui nifaknya atau seseorang yang sakit, bahkan seorang&lt;br /&gt;yang sakitpun berjalan (dengan dipapah) antara dua orang untuk mendatangi&lt;br /&gt;shalat (shalat berjamaah di masjid). "Beliau menegaskan : "Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu 'alaihi wassallam mengajarkan kita jalan-jalan hidayah, dan&lt;br /&gt;salah satu jalan hidayah itu adalah shalat di masjid (shalat yang dikerjakan&lt;br /&gt;di masjid)." (Shahih Muslim)*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas'ud juga mengatakan : *"Barang siapa mau bertemu dengan Allah SWT di&lt;br /&gt;hari akhir nanti dalam keadaan muslim, maka hendaklah memelihara semua&lt;br /&gt;shalat yang diserukan-Nya. Allah SWT telah menetapkan jalan-jalan hidayah&lt;br /&gt;kepada para Nabi dan shalat termasuk salah satu jalan hidayah. Jika kalian&lt;br /&gt;shalat dirumah maka kalian telah meninggalkan sunnah Nabi kalian, dan kalian&lt;br /&gt;akan sesat. Setiap Lelaki yang bersuci dengan baik, kemudian menuju masjid,&lt;br /&gt;maka Allah SWT menulis setiap langkahnya satu kebaikan, mengangkatnya satu&lt;br /&gt;derajat, dan menghapus satu kejahatannya. Engkau telah melihat dikalangan&lt;br /&gt;kami, tidak pernah ada yang meninggalkan shalat (berjamaah), kecuali orang&lt;br /&gt;munafik yang sudah nyata nifaknya. Pernah ada seorang lelaki hadir dengan&lt;br /&gt;dituntun antara dua orang untuk didirikan shaf."*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas'ud, Abdullah bin Abbas dan Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhum&lt;br /&gt;berkata : *"Barangsiapa yang mendengar adzan kemudian dia tidak&lt;br /&gt;mendatanginya tanpa udzur, maka tidak ada shalat baginya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib berkata : "Tidak ada tetangga masjid&lt;br /&gt;kecuali shalat di masjid." Ketika ditanyakan kepada beliau : "Siapa tetangga&lt;br /&gt;masjid ?" Beliau menjawab : "Siapa saja yang mendengar panggilan adzan."&lt;br /&gt;Kemudian kata beliau : "Barangsiapa mendengar panggilan adzan dan dia tidak&lt;br /&gt;mendatanginya maka tidak ada shalat baginya, kecuali dia mempunyai udzur."&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Meningggalkan shalat berjamaah merupakan salah satu penyebab untuk&lt;br /&gt;meninggalkan shalat sama sekali. Dan perlu diketahui bahwa meninggalkan&lt;br /&gt;shalat adalah kekufuran, dan keluar dari islam. Ini berdasar pada sabda Nabi&lt;br /&gt;: *"Batas antara seseorang dengan kekufuran dan syirik adalah meninggalkan&lt;br /&gt;shalat." (HR. Muslim). "Janji yang membatasi antara kita dan orang-orang&lt;br /&gt;kafir adalah shalat. Barang siapa meninggalkannya, maka ia kafir."*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim wajib memelihara shalat pada waktunya, mengerjakan shalat&lt;br /&gt;sesuai dengan yang disyariatkan Allah, dan mengerjakan secara berjamaah di&lt;br /&gt;rumah-rumah Allah. Setiap muslim wajib taat kepada Allah dan rasul-Nya,&lt;br /&gt;serta takut akan murka dan siksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipungkiri shalat berjamaah mempunyai beberapa hikmah serta&lt;br /&gt;kemaslahatan. Hikmah yang tampak adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan timbul diantara sesama muslim akan saling mengenal dan saling membantu&lt;br /&gt;dalam kebaikan, ketaqwaan, dan saling berwasiat dengan kebenaran dan&lt;br /&gt;kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling memberi dorongan kepada orang lain yang meninggalkannya, dan memberi&lt;br /&gt;pengajaran kepada yang tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menumbuhkan rasa tidak suka / membenci kemunafikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperlihatkan syiar-syiar Allah ditengah-tengah hamba-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarana dakwah lewat kata-kata dan perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits mengenai wajibnya shalat berjamaah dan kewajiban melaksanakannya di&lt;br /&gt;rumah Allah sangat banyak Oleh karena itu setiap mu-slim wajib&lt;br /&gt;memperhatikan, dan bersegera melaksanakannya. Juga wajib memberitahukan hal&lt;br /&gt;ini kepada anak-anaknya, keluarga, tetangga, dan seluruh teman-teman&lt;br /&gt;seaqidah agar mereka melaksanakan perintah Allah SWT dan rasul-Nya dan agar&lt;br /&gt;mereka takut terhadap larangan Allah dan rasul-Nya dan agar mereka&lt;br /&gt;menjauhkan diri dari sifat-sifat orang munafik yang tercela, diantaranya&lt;br /&gt;malas mengerjakan shalat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/127694917800023197-3159318456256767513?l=azidsyukroni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/feeds/3159318456256767513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/2009/04/keutamaan-sholat-berjamaah-bilamana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/127694917800023197/posts/default/3159318456256767513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/127694917800023197/posts/default/3159318456256767513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/2009/04/keutamaan-sholat-berjamaah-bilamana.html' title='*Keutamaan Sholat Berjamaah &amp; Bilamana Meninggalkannya*'/><author><name>Bismillah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15192135965255075699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-127694917800023197.post-5567479928130282313</id><published>2009-04-21T22:54:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T23:10:07.718-07:00</updated><title type='text'>Apa arti Sahabat</title><content type='html'>Sahabat. Apa sih arti dari sebuah persahabatan?? Ada yang bilang sahabat itu adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita. Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng. Tetapi salah satu sahabat saya bilang, sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas dimana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terkadang saya dengan enteng menyebut, dia itu sahabat saya. Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabat saya yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, saya bingung jawabnya. Dari situ saya mikir, apa saya ini sahabat yang baik? Apa saya pantas disebut sahabat? Karena saya menganggap sahabat adalah orang yang bisa melihat kita dari hati ke hati, bukan karena tampang, materi, latar belakang, pendidikan dan lain-lain. Karena itu saya memang jarang menanyakan hal-hal yang berbau privacy ke sahabat-sahabat saya. Saya lebih sebagai pemberi masukan dan penerima keluh kesah sahabat-sahabat saya. Bukannya saya orang yang nggak peduli dan nggak mau tau, tapi menurut saya persahabatan bukan dinilai dari sedalam apa kita tau tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut. Saya sudah ngerasain pahitnya persahabatan ketika saya bilang dia sahabat saya, ternyata dia hanya memanfaatkan apa yang saya punya dan lain-lain. Ketika saya sedang jatuh, dia malah meninggalkan karena merasa ga ada yang bisa diberikan oleh saya.&lt;br /&gt;Cuma segitu arti persahabatan ??&lt;br /&gt;Suatu hari saya meyatakan A adalah sahabat saya. Ketika A ditanyakan, siapa sahabat kamu, A menjawab B, C, D, namun tidak menyebutkan nama saya. Dari sini saya mencoba memikir ulang. Apakah saya bukan termasuk sahabatnya? Apa saya bukan sahabat yang baik? Hal ini sering terbesit dalam pikiran saya Teman saya banyak. Saya pergi dengan teman-teman yang berbeda. Namun apakah mereka adalah sahabat saya? Karena terkadang teman untuk hang out berbeda dengan sahabat.&lt;br /&gt;Ada seorang sahabat saya mengirim sms pernyataan, “Saya nggak berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan yang terlalu besar. Saya cuma berharap suatu hari nanti kalo dengar nama saya, kamu bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat saya.” Damn! Itu benar-benar merasuk ke hati saya. Itulah kata-kata yang saya cari. Saya tidak butuh pernyataan apa-apa. Tapi ketika ada orang menyebutkan nama saya, ia akan bilang “Chika adalah sahabat saya”. Saya nggak perlu menyebutkan siapa-siapa aja sahabat saya, because you know who you are. Buat saya, sahabat adalah orang yang menganggap saya sebagai sahabat. Kita tidak perlu nyebutin sahabat saya adalah A, B, C, D, E. Karena 1 nama saja terlupakan, orang itu pasti akan sedih. Begitupun sebaliknya. Kalo sahabat kamu menyebutkan nama-nama sahabatnya namun lupa untuk menyebutkan nama kamu, kamu pasti sedih. Karena itu saya cuma bisa dibilang orang-orang yang merupakan sahabat saya adalah orang-orang yang menganggap saya sebagai sahabat.&lt;br /&gt;Berikut adalah kutipan pernyataan dari seorang sahabat:&lt;br /&gt;Seorang teman tetap memberi ruang gerak pribadi, privacy sebagai seorang manusia. Dan kita akan berasa deket dengan dia walaupun ga ketemu dan ga kontak dalam waktu yang lama. Karena pertemanan itu pada dasarnya dari ikatan hati. Ga bakal ilang walaupun dimensi jarak memisahakan kita. Kita harus mengkui bagaimanapun juga kita ga bisa menghilangkan dia dari hati kita. Dan tanpa teman, kita ga akan seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;Chika says:&lt;br /&gt;“Manusia selalu hidup berkelompok. Tiada manusia yang dapat hidup dalam kesendirian. Apabila ada, maka manusia tersebut benar-benar mahluk yang malang dan hidupnya tentu tidak berwarna.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/127694917800023197-5567479928130282313?l=azidsyukroni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/feeds/5567479928130282313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/2009/04/apa-arti-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/127694917800023197/posts/default/5567479928130282313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/127694917800023197/posts/default/5567479928130282313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azidsyukroni.blogspot.com/2009/04/apa-arti-sahabat.html' title='Apa arti Sahabat'/><author><name>Bismillah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15192135965255075699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
